Backup Website melalui Cpanel

Backup adalah suatu kegiatan yang tidak menyenangkan, tetapi saya menyarankan harus anda lakukan, terutama menyangkut data-data yang anda perlukan untuk usaha/pekerjaan anda. Dalam dunia website backup data website akan menyelamatkan anda dari keterpurukan akibat hilangnya atau terhapusnya data baik karena system maupun gangguan dari luar. Bersyukurlah dewasa ini penyedia web hosting menggunakan aplikasi cpanel untuk pengelolaan akun klien-nya dan di dalamnya telah tersedia fasilitas backup.

Baiklah kita akan mempelajari step by step backup website melalui cpanel website anda. Syarat utamanya apa? ya anda harus memiliki akun cpanel ditempat anda berlangganan hosting.

Proses Backup Website menggunakan Cpanel

Langkah pertama tentu saja anda login ke akun cpanel web hosting anda, biasanya url yang dipergunakan adalah http://www.namadomain.com/cpanel (namadomain.com dapat diganti dengan nama domain anda), setelah masuk ke halaman utama cpanel akan terlihat tampilan frontend cpanel seperti berikut :

frontend cpanel

frontend cpanel

Dalam gambar diatas bisa ditemukan icon backup (tersorot merah) pada kelompok kotak ketiga, setalah anda klik icon backup tersebut anda kemudian akan dibawa menuju halaman backup.

Tampilan Backup

Dalam halaman tersebut terdapat dua pilihan backup, yaitu full backup dan partial backup. Full Backup berarti seluruh konten website anda akan dibackup, sementara partial backup adalah backup terpisah dimana masing-masing bagian seperti home directory, database, email filter, dan email forwarder dapat dibackup terpisah.

Langkah-langkah Full Backup

Untuk mengetahui langkah-langkah full backup, anda klik Download or generate full backup website, kemudian anda akan dibawa ke tampilan seperti dibawah ini :

Tampilan full backup

Selanjutnya anda akan diberikan pilihan tujuan file backup akan disimpan, disana terdapat beberapa pilihan, Home Directory, Remotr FTP Server, Remote FTP Server (passive mode), dan SCP (Secure Copy). Apa maksud dari masing-masing pilihan tersebut?

Home Directory

File Backup akan diletakkan di Home Directory dari website anda, untuk kemudian anda download untuk disimpan ditempat lain yang aman (misal di PC anda). Jika anda letakkan di Home Directory maka nantinya akan terdapat link halaman tersebut, nama file backup untuk kemiudian anda bisa men-download-nya. Anda tinggal melakukan klik Generate Backup untuk memulai proses Backup.

Remote FTP Server (Mode Aktif)

Pilihan ini digunakan jika anda akan menyimpan file backup anda  ke server hosting lain yang memiliki akses FTP (File Transfer Protocol), keterangan yang diperlukan adalah alamat server FTP, username dan password FTP anda, kemudian port yang digunakan (FTP port 21), serta alamat directory tujuan.

Remote FTP Server (Mode Pasive)

Pilihan ini dari sisi klien bisa dikatakan sama dengan mode aktif, yang membedakan kedua mode tersebut hanyalah proses terjadinya koneksi antara server anda sekarang dengan server FTP Tujuan.

Secure Copy (SCP)

Adalah proses penyimpanan file backup ke server lain menggunakan transfer antar server melalui protocol SSH (Secure Shell). Sama seperti Kedua pilihan transfer FTP diatas anda harus mengetahui nama server tujuan, username dan password SSH server, dan port SSH (22) yang dipergunakan. Untuk ketiga mode Transfer file tersebut menggunakan pilihan yang sama seperti berikut :

Menu Transfer Mode FTP

Setelah anda benar memasukkan isian akun FTP/SCP anda, lankah selanjutnya adalah klik Generate Backup. Proses Backup segera dilakukan, namun waktu yang diperlukan sampai selesainya proses tergantung dari besar sedikitnya file dalam website anda, dan untuk mode transfer ke server lain (FTP dan SCP) proses backup juga ditentukan oleh kecepatan transfer data dari server anda ke server tujuan.

Nah sampai proses ini anda sudah mempunyai file backup untuk website anda, jika suatu haru nanti terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yang menyebabkan hilangnya konten website. Bagaimana untuk restore backupnya? baiklah kita akan bahas pada artikel berikutnya 🙂

4 thoughts on “Backup Website melalui Cpanel

  1. Pingback: Cara Restore Backup Website | nusamedia blog

  2. Pingback: Tips memelihara website » Nusamedia

  3. Pingback: Hello world! | agus.nazuka.net

  4. Pingback: Cara Restore Backup Website | DIGITAL ADVENTURE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Anti-spam image