Memahami Server Resources

Server Resources (sumber daya server), saya lebih suka memakai istilah aslinya, supaya tidak ada pembiasan arti, adalah salah satu poin dalam web hosting yang harus diwaspadai oleh pemilik website, untuk kelancaran website-nya. Server Resources bisa diartikan secara sederhana sebagai jumlah RAM dan proses CPU yang dipergunakan oleh website anda di server web hosting yang anda pergunakan.

Anda memiliki sebuah website yang anda tempatkan pada sebuah provider web hosting, dengan berbagai fasilitas yang ditawarkan nampaknya sangat mendukung kelancaran website anda. Website anda lancar untuk diakses, uptime yang bagus, serta mendapatkan jatah bandwidth bulanan yang besar. Namun seiring berjalannya waktu, seiring dengan jumlah pengunjung yang besar, dan semakin kompleks-nya proses dalam web, dan semakin gembira-nya anda melihat hasil kerja berhasil, anda mendapati website anda tidak dapat diakses lagi dan terdapat tulisan “SUSPENDED”.

Account suspended

Anda lantas menghubungi CS dari provider host tempat anda meletakkan website anda, jawabannya adalah website anda melanggar kebijaksanaan penggunaan (acceptable use policy), wujudnya adalah penggunaan server resources  yang melebihi toleransi maksimum. Nah anda mungkin bertanya-tanya, apa dan bagaimana itu server resources dalam server web hosting?

Marilah kita  andaikan server web hosting sebagai komputer anda di rumah, anda menjalankan beberapa program secara bersamaan. Anda membuka aplikasi Adobe Photoshop, Chatting, MP3 Player, Editor Web, Web browsing, sekaligus burning DVD. Menjalankan aplikasi tersebut secara bersamaan akan menyebabkan beban kerja CPU meningkat dan juga menkonsumsi RAM, dan menyebakan respon aplikasi anda  melambat jika CPU anda tidak terlalu hebat.  Memang kekuatan komputer atau server sering diukur berdasarkan CPU dan RAM yang dipergunakan untuk menjalankan program-program yang ada.

Nah sekarang misalkan anda sedang melakukan burning DVD, sambil mengerjakan penyuntingan gambar resolusi tinggi, karena kedua aplikasi tersebut, memakan banyak proses CPU, dan ketersediaan RAM, mengakibatkan respon seluruh aplikasi yang anda buka tadi melambat, atau malah tidak ada respon sama sekali (hang). Lantas apa tindakan anda? tentu saja dengan mematikan program burning DVD, dan penyunting gambar anda, dan beberapa aplikasi yang lainnya sehingga komputer anda bisa “hidup” kembali.

Jika anda mempunyai website yang terlalu banyak menggunakan server resource, akibatnya akan sama seperti penjelasan di atas. Dalam sebuah server ada banyak website ditempatkan, masing-masing web seperti sebuah program aplikasi yang memakan resource server yang dipakai bersama website lainnya. Jika sebuah website menggunakannya terlalu banyak,  website tersebut memang biasanya di-suspend agar tidak mengganggu website lainnya. Akibat dari dimatikannya sebuah website (milik klien) provider hosting tentunya akan siap jika seorang pelanggan marah-marah, namun bagaimana jika lebih dari sebuat website mengakibatkan hal yang sejenis?

Bagaimana Mengatasinya?

Ganti Paket Hosting. Bagi pelanggan dengan mengganti paket hosting dari shared hosting ke dedicated hosting memberikan ketersediaan server resource, yang semula dipake secara bersamaan oleh berbagai macam website, untuk kemudian dipake sendiri. Beralih ke dedicated server berarti lebih banyak server resource yang tersedia, demikian juga dengan semakin banyak pula alokasi biaya yang harus dianggarkan untuk berlangganan dedicated server.

Manajemen Resource. Ini adalah langkah yang paling ekonomis, dengan sedikit lebih teliti anda dapat menghemat penggunaan resource, antara lain dengan optimasi database, hapus proses yang tidak perlu, selalu update aplikasi dengan versi yang terbaru.

Kebijakan Web Hosting Provider

Yang wajib diketahui oleh pelanggan adalah, setiap server dari masing-masing provider web hosting dikonfigurasi berbeda satu dengan yang lainnya. Jadi tidak ada patokan resmi kira-kira berapa server resource maksimal yang dialokasikan untuk sebuah website. Mereka biasanya memiliki namanya Resource Usage Policy atau Acceptable Use Policy, yang didalamnya diatur semacam perjanjian mengenai penggunaan server resource untuk masing-masing kliennya.

Intinya adalah Sebuah server adalah sebuah sumber daya terbatas, sehingga perusahaan provider web hosting mengatur keterbatasan tersebut dengan pengaturan penggunaan entah itu melalui AUP atau Resource Usage Policy, supaya masing-masing pelanggan dapat mengoptimalkan website mereka untuk keperluan masing-masing. Kalo sudah demikian bagaimana provider web hosting yang menawarkan berbagai fasilitas yang unlimited? Anda bisa menilai sendiri … hehehe